↑ Return to Activities

THS – THM

THS-THM Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret

THS-THM Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret

Pencak Silat Bina Iman dan Karakter

1984-Latihan pencak silat pertama kali bagi para pemuda paroki yang dibimbing oleh Rm. Martinus Hadiwijoyo Pr.  28 Oktober 1984-Rm. M. Hadiwijoyo Pr mengadakan Misa perdana bagi komunitas pencak silat pemuda paroki St.Fransiskus Xaverius-Jakarta, komunitas pencak silat pemuda ini pertama kali dipimpin oleh Edi Sanlongles.

Desember 1984-Minggu pagi setelah Misa, para Seminaris dari Seminari Menegah Mertoyudan-Magelang, membimbing para pemuda paroki FX berlatih pencak silat, melatihkan beberapa Gerak Dasar dan Jurus A sampai Z.

THS-THM adalah organisasi sosial religius yang menggali potensi Sumber Daya Manusia melalui Pencak silat. Pembinaan pencak silat THS-THM merupakan upaya pelatihan terpadu bagi fisik, mental dan spiritual setiap siswa yang terlibat di dalamnya, dengan maksud untuk membentuk siswa menjadi pribadi Perwira dan Ksatria. Siswa yang memiliki pribadi Perwira berkemampuan untuk memimpin, berdisiplin, berprakarsa dan kreatif, memiliki rasa kepekaan sosial, peduli, mampu bekerjasama dan cakap menjalin koordinasi. Sedangkan  siswa yang bersifat Ksatria memiliki sikap mandiri, bertanggung jawab, unggul dan tangguh (berdaya juang, berdaya saing dan berdaya pikat), jujur, berpihak pada keadilan, berani membela yang benar dan berkemanusiaan.

Atas dasar latar belakang inilah maka organisasi THS-THM pun di rasa perlu untuk dihadirkan di Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret. Konon katanya, organisasi ini pertama kali dilahirkan di Ritapiret oleh Rm. Leo Mali yang merupakan salah satu murid pertama dari Rm. Hadiwijoyo. Organisasi ini pun berjalan seiring perkembangan zaman dengan beranggotakan para frater sendiri dan juga masyarakat luas di Kabupaten Sikka, baik itu laki-laki maupun perempuan. Akan tetapi, pada waktu itu organisasi ini bukanlah sebuah kelompok minat seperti  yang sekarang ini.

Organisasi ini baru dirintis sebagai kelompok minat pada tahun 2008, dan yang merintisnya adalah para frater sendiri yang telah mendapat gelar senior dari organisasi THS-THM ini.

Seiring berjalannya waktu serta didasarkan atas nilai-nilai positif yang terkandung di dalam organisasi ini, maka kelompok minat THS-THM pun mendapat tempat dan perhatian khusus dari komunitas Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret, secara khusus dalam proses formasi bagi para frater. Namun, perlu diingat bahwa kelompok minat THS-THM ini telah dibagi secara intern ke dalam dua kelompok lagi, yakni gabungan para senior dan gabungan para junior. Para senior merupakan gabungan dari frater-frater yang telah melewati proses dan prosedur yang berlaku dari organisasi pencak silat ini. Sedangkan para junior merupakan gabungan dari para frater yang baru mulai bergabung dan mau menjalani proses serta prosedur yang berlaku di dalam organisasi ini hingga meraih gelar senior.

Akan tetapi, gelar senior bukanlah sesuatu yang membanggakan melainkan harus memikul tanggung jawab besar karena harus bisa mempraktekkan sikap hidup harian sesuai dengan karakteristik dari organisasi ini, di tengah kehidupan komunitas maupun masyarakat. Dan puji Tuhan karena dalam periode tahun 2012 / 2013, di bawah masa kepengurusan Rm. Norbert Labu Pr. (moderator), fr. Hans dan fr. Theo (koordinator), frater Fransiskus Lein (ketua), fr. Hardin Roga (wakil/sekretaris), fr. Safri Suhardi (bendahara), fr. Gonus dan fr. Heri Kabut (divisi fisik), fr. Yano Nawang dan saudara Yohan Da (divisi budi), fr. Agus Pitang dan fr. Yos (divisi iman), fr. Rino Werang (humas), fr. Beben Malung dan fr. Epit Daelnar (perlengkapan), fr. Yano Sowa dan fr. Ano Andal (konsumsi), fr. Sandri Jas (liturgi), fr. Endik Gabdin dan fr. Prian (musik vokal), fr. Leo Agung (dokumentasi), kelompok minat THS-THM  memiliki 34 anggota senior (yang terdiri dari 23 anggota senior lama dan 11 anggota senior baru) dan 8 anggota junior.

Proficiat buat kelompok minat THS-THM dan kesebelas senior yang baru menyelesaikan pendadaran (fr. Emeng, Narto Brekhmans, Ius, Gusti, San, Rudi, Didi, Jhonda, Glend, Yohan Sega, dan Oman).

Fr.gonus, Fr. Agus, Rm.Hadiwijoyo,Pr dan Fr. Hery

Fr.Gonus, Fr. Agus, Rm.Hadiwijoyo,Pr dan Fr. Hery